Cara Mudah Buat Blog / Website

Cara Mudah Buat Blog / Website

Kalau hanya buat blog, caranya sangatlah mudah. Tapi bagaimana supaya blog itu sukses tidaklah mudah.

Sekarang saatnya Anda memiliki sebuat blog atau website pribadi. Gunanya apa ya ? Penting gitu ??

Dulu saya juga berpikiran demikian, blog itu tidak penting dan sudah pasti tidak ada gunanya. Nah setelah saya mengetahui bahwa blog itu dapat menghasilkan uang (passive income), pelan-pelan saya mulai merambah dunia pembuatan blog ini.

Nah, bagaimana dengan Anda. Kenapa Anda tertarik untuk membuat blog / website, atau bahkan Toko Online ? Ya.. Toko Online lho. Sudah kebayang belum, jika Anda punya produk tapi masih numpang di rumah orang lain ?

Nah, bagaimana caranya membuat akun baru baik itu di Blogger dan WordPress bisa tanya sama mbah Google aja ya. Karena caranya sangat mudah, cukup 5 menit saja.

Saya akan coba ajari bagaimana membuat blog yang berpeluang untuk sukses.

1. Tentukan topik utama blog Anda

Memilih topik memang kelihatannya mudah, tapi dalam kenyataanya tahap ini yang juga sering disepelekan para pemula.

Setiap hari itu ada 2,73 Juta konten baru yang diterbitkan blog dari seluruh dunia. Dari data tersebut lebih dari 70% kurang dari 5.000 pengunjung per bulan, atau sekitar 150 per hari.

Penyebabnya kurang lebih begini :

  • topik kurang jelas
  • tidak menarik bagi banyak orang
  • topik yang dipilih kurang dikuasai/minati sehingga tidak berkualitas

Kunci untuk membuat blog yang bagus, cobalah memilih topik yang Anda minati/kuasai dan dianggap menarik oleh banyak orang.

Logikanya jika kita sendiri tidak tertarik dan tidak tahu apa-apa dengan yang kita tulis, apa mungkin kita bisa mengajarkan topik tersebut ke orang lain dan membuat mereka tertarik ?

Trus, topik mana yang bisa menghasilkan uang ?

Sebenarnya, semua topik itu dapat menghasilkan, asalkan blog yang kita buat mampu mendatangkan banyak orang dan lebih banyak orang. Intinya adalah traffic.

Catatan penting : Jika Anda ingin serius menjadi blogger jangka panjang, jangan pilih topik yang mengundang permasalah hukum. Misalnya menyediakan konten-konten yang menimbulkan masalah atau melanggar Hak Kekayaan Intelektual milik orang lain seperti hak cipta, hak merek dan hak paten.

2. Pilih Platform yang tepat

Banyak platform yang sudah disediakan saat ini untuk memudahkan kita membuat suatu blog seperti Blogspot dan WordPress

Ada 2 istilah lagi yang perlu diketahui, yakni hosted dan self-hosted.

Apa lagi ini ya ?

Hosted bearti blog Anda itu “menumpang” di website mereka. Alias tidak murni kepemilikan sendiri. Biasanya akan tertulis seperti ini => blogsaya.wordpress.com

Nah, untuk self-hosted adalah kebalikan dari hosted. Dimana Anda membuat blog sendiri dengan platform WordPress dan 100% menjadi milik sendiri, tapi Anda harus membayar untuk nama domain dan hostingnya.

Trus, Saya cocok pilih yang mana dong ?

Pilih platform hosted (WordPress.com atau Blogger) kalau Anda :

  1. Tidak ingin keluar biaya;
  2. Rela dengan fitur yang terbatas;
  3. Rela memiliki tampilan yang juga terbatas;
  4. Rela nama website Anda => namawebsiteanda.wordpress.com
  5. Dan rela website Anda dapat dihapus sewaktu-waktu (jika melanggar aturan)

Dan, silahkan pilih platform self-hosted (WordPress.org) kalau Anda :

  1. Ada modal sekitar Rp.300.000 per tahun (biaya domain dan hosting);
  2. Ingin memiliki website 100% seutuhnya milik Anda;
  3. Ingin mengubah tampilan (theme) sesuka Anda;
  4. Ingin menambahkan fitur-fitur apapun yang Anda butuhkan;
  5. Ingin membuat website yang lebih profesional.

Karena sangat fleksibel, WordPress self-hosted ini sering juga digunakan untuk fungsi yang lebih daripada sekedar blog lho. Misalnya untuk Toko Online, Bisnis, Komunitas, dan lain-lain.

Jadi saya sarankan, gunakanlah WordPress self-hosted, karena akan lebih bagus dalam jangka panjang.

Tapi kalau Anda belum memiliki modal, ya tidak masalah. Logikanya begini, tidak mungkin kita akan menghasilkan sesuatu tanpa kita melakukan pengorbanan terlebih dahulu. Seperti mengeluarkan biaya domain dan hosting.

3. Tentukan penyedia layanan hosting dan domain

Tadi saya sudah menyinggung masalah domain dan hosting pada topik di atas.

Domain adalah nama/alamat website Anda. Seperti blog ini menggunakan domain tamandigital.online

Hosting adalah tempat file-file dari blog Anda disimpan. Seperti layaknya sebuah harddisk di komputer Anda.

Nah, Domain dan Hosting tersebut di atas menggunakan sistem sewa yang dibayar per tahun. Jadi pilihlah penyedia domain dan hosting yang terpercaya.

Karena kita membuat blog/website menggunakan bahasa Indonesia, alangkah lebihnya kita juga menggunakan server dari Indonesia seperti Niagahoster.

Kenapa Niagahoster ? Karena Anda cukup membayar sewa hosting saja untuk 1 tahun, maka Anda akan mendapatkan Domain gratis selamanya (jika Anda terus memperpanjang sewa hosting ya).

4. Menentukan Nama Domain

Dalam menentukan nama domain, coba perhatikan ini ya :

  1. Sesuaikan dengan topik blog Anda
  2. Hindari nama mirip dengan website yang populer
  3. Mudah ditulis, diingat dan diucapkan
  4. Sebisa mungkin, gunakan domain NamaWebsiteAnda.com (berakhiran .com)
  5. Hindari tanda strip/minus (-) dan angka
  6. Jangan gunakan merek orang lain
  7. Cek terlebih dahulu ketersediaan domain

Trus, kenapa domain tidak boleh menggunakan strip/minus (-) dan angka ?

Karena orang-orang akan menganggap blog Anda itu adalah spam, sehingga tidak layak untuk dikunjungi.

5. Instalasi blog self-hosted dengan platform WordPress

Pada tahap ini saya ajari langkah-langkah membuat blog.

Langkah 1 – Sewa Layanan Hosting

Kalau Anda ingin menggunakan Niagahoster (Diskon 10% dengan menggunakan kode diskon “a-TAMANDIGITAL”), silahkan klik DISINI terlebih dahulu dan kemudian lihat video di bawah ini untuk langkah-langkah sewa hosting :

Kalau Anda belum memiliki domain, jangan kuatir di Niagahoster jika Anda sewa hosting untuk  1 Tahun maka akan mendapatkan domain gratis selama 1 tahun.

Langkah 2 – Instalasi WordPress dalam 77 detik

Silahkan pelajari video di bawah ini :

Setelah Anda selesai instalasi WordPress pada hosting Anda, maka langkah selanjutnya adalah mempelajari WordPress itu sendiri.

Untuk mempelajari WordPress, silahkan ikuti pelajaran selanjutnya DISINI.